KUDUS - Akademi Kebidanan (Akbid) Muslimat NU Kudus dapat akreditasi Badan
Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) pada Senin (13/5) lalu.
BANPT mengadakan visiting ke kampus yang terletak di Jl. Lambao
Karangsambung Bae Kudus, Jawa Tengah tersebut.
BANPT yang menugaskan dua orang asesor itu melakukan penilaian langsung mulai fisik bangunan atau sarana prasarana, sumber daya manusia (SDM) dan kurikulum yang diajarkan.
Pembantu Direktur II Saiful Anas menginformasikan, Tim Asesor sangat apresiatif akan potensi Akbid Muslimat NU Kudus. Lembaga berusia 4-5 tahun sudah mampu memiliki sarana prasarana pembelajaran yang lengkap.
“Kurikulum fiqh terapan yang dikembangkan dalam pengajaran kebidanan mendapat penilaian (apresiatif) tersendiri dari Tim Asesor. Sedangkan SDM Akbid seperti tenaga dosen diminta untuk ditingkatkan,” tutur Anas kepada NU Online di Kantor NU Jl Pramuka 20 Kudus, Kamis (16/5).
Anas menyatakan secara fisik bangunan termasuk sarprasnya sudah diakui oleh tim Asesor, sedangkan penilaian terkait kualitas SDM-nya masih harus menunggu pleno BNPT, “Memang persoalan SDM telah menjadi perhatian utama Akbid akan terus berusaha ditingkatkan kualitasnya.”kataya.
Dalam pengembangan ke depan, tandas dia, sumber daya manusia (dosen) Akbid Muslimat NU Kudus akan diarahkan penjurusannya pada Magister Kebidanan. Upaya ini menghadapi akreditasi tahun 2014 yang salah satu instrumennya adalah SDM sesuai dengan kompetensi ilmu kebidanan.
Meskipun begitu, dosen S-2 non-kebidanan tidak perlu berkecil hati karena tetap akan diposisikan mengampu program studi. Namun pengampu khusus Prodi Kebidanan, kita arahkan yang Magister Kebidanan.
Mengenai hasil peniliaian, imbuh Anas, pihak Yayasan hanya berharap mendapat nilai maksimal yang memuaskan.
Redaktur : Abdullah Alawi
Kontributor : Qomarul Adib
BANPT yang menugaskan dua orang asesor itu melakukan penilaian langsung mulai fisik bangunan atau sarana prasarana, sumber daya manusia (SDM) dan kurikulum yang diajarkan.
Pembantu Direktur II Saiful Anas menginformasikan, Tim Asesor sangat apresiatif akan potensi Akbid Muslimat NU Kudus. Lembaga berusia 4-5 tahun sudah mampu memiliki sarana prasarana pembelajaran yang lengkap.
“Kurikulum fiqh terapan yang dikembangkan dalam pengajaran kebidanan mendapat penilaian (apresiatif) tersendiri dari Tim Asesor. Sedangkan SDM Akbid seperti tenaga dosen diminta untuk ditingkatkan,” tutur Anas kepada NU Online di Kantor NU Jl Pramuka 20 Kudus, Kamis (16/5).
Anas menyatakan secara fisik bangunan termasuk sarprasnya sudah diakui oleh tim Asesor, sedangkan penilaian terkait kualitas SDM-nya masih harus menunggu pleno BNPT, “Memang persoalan SDM telah menjadi perhatian utama Akbid akan terus berusaha ditingkatkan kualitasnya.”kataya.
Dalam pengembangan ke depan, tandas dia, sumber daya manusia (dosen) Akbid Muslimat NU Kudus akan diarahkan penjurusannya pada Magister Kebidanan. Upaya ini menghadapi akreditasi tahun 2014 yang salah satu instrumennya adalah SDM sesuai dengan kompetensi ilmu kebidanan.
Meskipun begitu, dosen S-2 non-kebidanan tidak perlu berkecil hati karena tetap akan diposisikan mengampu program studi. Namun pengampu khusus Prodi Kebidanan, kita arahkan yang Magister Kebidanan.
Mengenai hasil peniliaian, imbuh Anas, pihak Yayasan hanya berharap mendapat nilai maksimal yang memuaskan.
Redaktur : Abdullah Alawi
Kontributor : Qomarul Adib
0 comments:
Tulis komentar dengan menggunakan kata-kata yang baik, jaga sopan-santun dan sertakan Identitas secara jujur.
Terima kasih atas pengertian Anda ! Junjung tinggi Akhlaqul Karimah